Penerbit Rak Buku

Book Review : r.i.s.a.r.a

r.i.s.a.r.a ( Risa Saraswati & Sara Wijayanto )

20151130_101325

Penulis : Risa Saraswati dan Sara Wijayanto

Editor : Dewi Fita

Penerbit : Rak Buku

Bahasa : Indonesia, 162 halaman

Cetakan ke dua, Januari 2015

Pinjam dari @@rissageeee

Dewi Saraswati yang menaungi nama kami berdua telah mempertemukan kami untuk pertama kalinya. Risa Saraswati, dan Saraawati Wijayanto. Pertemanan kami adalah pertemanan yang rumit. Pernahkah kalian melakukan obrolan tentang hantu seolah hantu adalah manusia yang normal? Tak banyak yang melakukannya, namun kami melakukan hal itu hampir setiap hari.

Risara adalah nama kami, Risa dan Sara. Setiap malam Jumat kami berceracau di dunia maya tentang hantu di dunia maya. Mungkin kalian ingin tahu apa jadinya jika kami berceracau dalam sebuah buku. Jangankan kalian, kami pun sangat penasaran.

Pembicaraan tentang “Mereka” yang hampir setiap hari kami temui, lelucon kami tentang “Mereka”, bahkan ketakutan-ketakutan kami yang mungkin kalian tak pernah tahu, semua ada di dalam anakpertama kami ini.

Selamat datang di dunia kami, dunia “Risara”

Review :

Di halaman pertama kita akan di ajak ke zona pertemanan antara Risa dan Sara, dengan kemampuan mereka untuk melihat dan merasakan makhluk gaib inilah yang membuat jalan pertemanan mereka hingga saat ini.

Di buku ini kita akan mengetahui ke galauan mereka dengan kemampuan indra keenam yang merea miliki. Mereka di anggap tukang mengkhayal, berimajinasi tinggi hingga di anggap gila oleh sebagian orang, tapi di sisi lain sebagian orang pula meminta Risa dan Sara untuk menceritakan kisah mistis melalui akun media sosial setiap malam Jumat dengan hashtag #risara.

Untuk konsep cerita, di suguhkan oleh percakapan antara Risa dan Sara, di selingi juga dengan kisah “teman-teman” mereka. Di bab pertama menceritakan alasan di balik nama Damar dan Laras. Di tengah-tengah buku pun kita akan di suguhkan kisah di balik kematian para makhluk gaib yang Risa dan Sara temui bahkan di jadikan sebagai sahabat.

Di buku ini kita akan mengetahui mengapa dan alasan para makhluk gaib ini bergentayangan. Banyak sekali pertanyaan yang mungkin akan timbul di benak para pembaca. Dan banyak sekali pertentangan karena tidak sesuai dengan syariat agama, terlebih agama Islam. Mungkin bagi umat Islam, para pembaca telah mengetahui bahwa makhluk gaib yang bergentayangan merupakan suatu kebohongan, hanya lah jin yang menyerupai jasad para arwah yang kita kira begentayangan. Tapi semua ini kembali lagi dari persepsi dari setiap pembaca. Jujur saja setelah membaca buku ini saya merasakan kegalauan Risa dan Sara akan kemampuan indera keenamnya. Meskipun saya tidak bisa berinteraksi dengan “mereka” tapi saya masih merasa risih dan takut. Begitu pula dengan apa yang di rasakan oleh Risa dan Sara. Mereka masing-masing memiliki ketakutan dengan makhluk yang sering kita sebut “kuntilanak”.

Banyak sekali typo bertebaran di buku ini, contohnya di halaman 117 (Tapi kamu tahu Sara, apa yg terjadi?), di halaman 135 (Matanya menatap ke arah ruang kosong, tidak ada sesiapa).

Rating : 2 dari 5

Recommended untuk kamu penyuka kisah mistis dan para penggemar Risa dan Sara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s