Penerbit Bentang

Book Review : Sudut Mati

Sudut Mati

26199820

Penulis : Tsugaeda

Editor : Pratiwi Utami, Ika Yuliana Kurniasih, Adham T. Fusama

Perancang Sampul : Bara Umar Biru

Penerbit : Penerbit Bentang (PT Bentang Pustaka)

Bahasa : Indonesia, 344 halaman

ISBN : 978-602-291-0374-4

Harga : Rp 55.200 beli di Bukabuku.com

Titan kembali dari Amerika Serikat setelah delapan tahun, tepat ketika Grup Prayogo milik ayahnya sedang krisis dan membutuhkan bantuannya. Selain kesulitan dalam urusan bisnis, ada ancaman dari kompetitor jahat, Ares Inco, yang memiliki keinginan menghancurkan keluarga Prayogo untuk selamanya.

Namun Titan tak hanya menghadapi itu. Kakaknya, Titok, tak suka tersaingi olehnya di dalam Grup. Adiknya, Tiara, justru menikah dengan putra mahkota musuh. Dan mungkin ia juga telah membawa kekasih yang dicintainya ke dalam bahaya.

Titan harus menghadapi itu semua. Sementara tanpa ia ketahui, seorang pembunuh dengan kode ‘Si Dokter’ mengintai dan menunggu saat tepat untuk ikut campur ke dalam urusan mereka

Setelah 8 tahun tinggal di Amerika, Titan Prayogo akhirnya kembali ke Indonesia dikala Grup Prayogo diambang kehancuran. Bersama Kath, kekasihnya ia akan membereskan semua kekacauan ini. Kakak pertamanya, Titok menjabat sebagai CPO (Chief Procurement Officer) tidak berkontribusi kepada Grup, meskipun sang ayah, Sigit Prayogo memberikan kepercayaan kepadanya sebagai pewaris utama Grup. Teno Prayogo, sebagai kakak kedua berdekam di penjara karena menjadi tersangka pembunuh ibu kandung mereka. Dan adiknya, Tiara Prayogo malah menikah dengan pangeran pewaris kompetitor mereka, Ares Inco.

Titan tidak bisa berdiam diri setelah mengetahui Grup akan hancur ditambah dengan kompetitor mereka, Ares Inco yang telah bangkit dari keterpurukan. Tiara pun memberitahukan Titan harus berhati-hati dengan Ares Inco bahkan orang terdekatnya. Kini Tiara sendiri hanya dapat menunggu pertolongan dari sang kakak, Titan setelah tersiksa dan terpenjara karena pernikahannya bersama Kevin.

Dimulai dari pengangkatan dirinya sebagai CFO (Chief Financial Officer) Titan mulai memperlebar kekuasaan dirinya, me-lobby pengusaha lain dan bersosialisasi dengan orang-orang penting di pemerintahan. Dan kini Titan bahkan berani mengambil tindakan untuk mendepak Sigit sebagai CEO dikala sang ayah sedang sibuk-sibuknya berkampanye sebagai calon presiden. Tak terkecuali pula dengan Titok, ia di depak juga dari jabatannya di Grup bahkan dijebloskan ke penjara.

Perang pun di mulai dengan dikeluarkannya Teno dari penjara, ia masih menaruh dendam kepada Sigit. Dan kemunculan ‘sang Dokter’, seorang pembunuh bayaran yang menjadi legenda diantara pembunuh bayaran lainnya. Semua orang tidak mengetahui jati diri ‘sang Dokter’.

Disekap nya Titan oleh pendiri Ares Inco, Nando menjadi awal perang mereka. Titok pun yang telah keluar dari penjara menyerang markas Ares Inco setelah mendengar Titan disekap.

Teno yang mengecoh kepolisian pun membawa mereka menuju markas Ares Inco. Teno mencari Titan guna mengetahui informasi keberadaan sang ayah. Kevin mengetahui bahwa Titok dan Teno akan datang ke markas mereka karena itulah ia membawa serta Tiara ke markas untuk membunuh semua anggota keluarga Prayogo.

Apakah ini akhir dari keluarga Prayogo? Apakah yang akan dilakukan Titan saat keluarga nya diambang kehancuran?

“Ibuku pernah berkata, ‘Jika telah sampai di atas, tengoklah ke bawah. Amatilah baik-baik. Kau berada di tempat yang terbaik untuk bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di sekitarmu. Inilah keuntungannya pergi ke tempat tinggi’…” (hlm.173)

Review :

Seperti sebelumnya karya-karya Tsugaeda sangat menarik untuk dijadikan koleksi novel pribadi. Tema yang disuguhkan kali ini sama seperti novel sebelumnya, thriller. Kali ini Tsugaeda menampilkan thriller sekaligus misteri dari kejahatan korporasi. Ditilik dari cerita yang ditampilkan, penulis nampaknya sangat paham dengan intrik yang terjadi dikalangan pengusaha maupun pemerintahan.

Dari segi alur cerita di bab pertama, ditampilkan kilas balik pembunuhan Prameswari oleh Teno, anak kedua Grup Prayogo. Jujur awalnya aku tidak percaya bahwa Teno tega membunuh ibu kandungnya sendiri. tetapi di akhir cerita para pembaca akan mengetahui alasan dibalik pembunuhan tersebut. Beberapa kali judul novel pun disinggung dalam novel ini, yang membuat para pembaca apa makna dari Sudut Mati itu sendiri.

Konflik yang ditampilakan benar-benar sempurna dari awal hingga akhir. Penyelesaian dan epilog sungguh diluar ekspetasi, bagus banget. Novel ini layak untuk diangkat ke layar lebar.

Diluar dari tema cerita, cover nya pun sangat kreatif dan menarik inilah yang menjadi daya tarik Sudut Mati dimata pembaca awam misteri thriller seperti aku.

Tetapi banyak sekali misteri yang belum aku pahami seperti apa motif lebih detail bagi Teno untuk kekeuh membunuh Sigit? Bagaiman dan apa saja jalan pintas yang telah dilakukan Sigit untuk menjadi pengusaha sukses? Karena tentu saja pembaca awam seperti aku tidak memahami betul seluk beluk korporasi.

Rating : 4 dari 5

Recommended untuk kamu pecinta misteri-thriller dan action.

Worth it untuk dijadikan koleksi novel pribadi.

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s